PREVIEW Liga Champions: Real Madrid vs. FC Basel

PREVIEW Liga Champions: Real Madrid vs. FC Basel

Real Madrid akan mencoba melupakan hasil buruk di La Liga Spanyol saat memulai petualangan mempertahankan gelar Liga Champions menghadapi Basel, Rabu (17/9) dini hari WIB.

 

Klaim yang menyebutkan pasukan Carlo Ancelotti kehilangan keseimbangan karena kepergian Angel Di Maria dan Xabi Alonso mendapat pembenaran melalui sejumlah hasil mengecewakan di awal musim.

 

Sempat terlihat bakal kembali ke jalur kemenangan setelah gagal mengangkat trofi Piala Super Spanyol berkat kemenangan 2-0 dari Cordoba, El Real malah menelan dua kekalahan beruntun dari Real Sociedad dan Atletico Madrid. 

 

Sekarang fokus tim beralih ke Grup B kompetisi elit Eropa menyambut kedatangan raja sepakbola Swiss ke ibu kota Spanyol. 

 

Cristiano Ronaldo yang mencetak satu-satunya gol untuk tim di laga derby seperti biasa bakal menjadi andalan dan masalah pada lututnya seperti sudah tak berbekas.

 

Sami Khedira dipastikan absen sementara Dani Carvajal dan Jese Rodriguez masih diragukan turun.

 

Catatan sejarah mendukung tuan rumah, mereka sukses mencatat sepuluh kemenangan kandang melawan tim dari Swiss dengan torehan 42 gol, hanya kebobolan dua.

 

Basel adalah satu-satunya tim Swiss yang sanggup menjebol gawang Real di Bernabeu saat kedua tim bertemu di putaran pertama Piala UEFA 1971/72. Pada saat itu raksasa Spanyol sempat tertinggal 2-1 secara agregat sebelum menyegel kemenangan 4-2.

 

Basel mengawali musim dengan solild. Mereka mencatat enam kemenangan dari delapan laga untuk memuncaki Liga Super Swiss, sayangnya mereka memasuki Bernabeu dengan catatan kurang sedap karena ditekuk Grasshopper 3-1 pekan lalu.

Basel yang tereliminasi di fase grup Liga Champions musim lalu tidak pernah melewati babak 16 besar yang mereka capai pada 2011/12.

10 September 2014 www.interbola.com

PREVIEW Liga Champions: Ajax - Paris Saint-Germain

Kedua tim akan membuka laga Liga Champions musim ini dengan rapor tak memuaskan di liga masing-masing.

 
Ajax tampil mengecewakan di periode awal musim ini

 

Ajax menyambut sang jawara Prancis Paris Saint-Germain di Amsterdam ArenA pada Rabu ini dalam laga pembuka Grup F di putaran pertama Liga Champions 2014/15.

 Pengoleksi empat trofi UCL ini sayangnya akan memulai petualangan di pentas terelite Benua Biru ini dengan kondisi mengecewakan di ajang domestik. Ajax 'cuma' mampu mendulang sembilan poin dari lima pertandingan berlalu.

 Ada pun klub ibu kota Prancis juga tengah dalam kondisi yang serupa dengan raksasa Belanda itu. Sembilan poin diamankan dari lima partai setelah di bentrokan terakhir Les Parisiens ditahan Rennes 1-1, akhir pekan lalu.

Skuat Laurent Blanc tapi punya catatan yang bisa menumbuhkan kepercayaan diri mereka di ajang Eropa, apalagi kalau bukan pencapaian melaju ke perempat-final musim lalu sebelum disingkirkan Chelsea 'hanya' karena regulasi gol tandang.

 Ajax sendiri tereliminasi di babak grup musim lalu sebeum kembali disingkirkan di ajang Liga Europa saat memasuki fase 32 besar oleh FC Salzburg.

 Apa pun kondisi tim saat ini, manajer Ajax Frank De Boer kemungkinan belum mau mengambil risiko dan akan memilih memasang starting line-up yang sama ketika mereka mengalahkan Heracles 2-1 di Eredivisie pada minggu lalu.

Sementara PSG akan menikmati pertandingan ini tanpa servis dari duo Brasil andalan mereka, Thiago Silva dan David Luiz, akibat cedera lutut. Pun dengan Serge Aurier yang masih berkutat dengan meja perawatan

16 September 2014  www.interbola.com

 

 

Bianconeri Enggan Korbankan Serie A demi Kesuksesan di Liga Champions

 Bagi Juventus, Serie A dan Liga Champions sama-sama merupakan kompetisi yang penting.

                                                                                                                                       

Karena itu, Juve tak akan mengorbankan lajunya di liga demi meraih kesuksesan di level Eropa.

Dalam tiga musim terakhir, Juve amat dominan di Serie A. La Vecchia Signora memenangi scudetto dalam tiga musim terakhir secara beruntun.

Namun tidak demikian dengan di Liga Champions. Sejak kembali ke kompetisi tertinggi antarklub Eropa itu di musim 2012/2013, Juve tak pernah melangkah lebih jauh daripada babak perempatfinal.

Musim lalu, Gianluigi Buffon dkk. malah gagal lolos dari fase grup dan terlempar ke Liga Europa. Di Liga Europa pun, langkah Juve terhenti di babak semifinal.

Kendati ingin Juve meraih kesuksesan di Liga Champions, Giorgio Chiellini menilai timnya tak perlu harus mengorbankan Serie A. Menurutnya, Juve harus bersabar dan fokus ke tiap laga yang dihadapi.

"Saya pikir bodoh jika mengorbankan apapun. Real Madrid menunggu lebih dari 10 tahun untuk merasakan kejayaan itu lagi, dengan investasi pada pemain berharga 100 juta euro," sahut Chiellini seperti dikutip Football Italia.

"Jadi kami berpikir dari satu laga ke laga berikutnya untuk memenangi apa yang bisa kami menangi. Semoga kami bisa menang lebih banyak untuk tahun-tahun yang akan datang, tapi saya pikir kami tidak perlu membuat pengorbanan supaya juara," lugasnya.

Di Liga Champions musim ini, Juve tergabung di Grup A bersama Atletico Madrid, Malmo FF, dan Olympiakos. Di matchday pertama, tim arahan Massimiliano Allegri itu akan menjamu Malmo, Rabu (17/9/2014) dinihari WIB.

16 September 2014  www.interbola.com



Jelang Liga Champions - The Gunners Bertekad Kalahkan Dortmund Lagi

Di musim lalu Arsenal sempat meraih kemenangan di Signal Iduna Park.

 

 

Odd Andersen/AFP

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Hasil itu menjadi modal bagus bagi The Gunners untuk kembali menyambangi Borussia Dortmund pada Rabu (17/9/2014) dinihari WIB.

Arsenal dipaksa mengakui keunggulan Die Borussen 1-2 di Emirates dalam laga Grup F. Akan tetapi, pasukan besutan Arsene Wenger itu sukses mempermalukan Dortmund 1-0 dalam lawatannya ke Jerman.

Pada akhirnya, Arsenal mengakhiri fase grup sebagai runner-up di bawah Dortmund. Langkah Arsenal terhenti di babak 16 Besar usai disingkirkan Bayern Munich dengan agregat 1-3 sedangkan Dortmund lolos hingga perempatfinal sebelum disisihkan sang juara Real Madrid.

Tapi bagaimanapun, kemenangan di kandang Dortmund itu telah menyuntikkan rasa percaya diri bagi Mesut Oezil dkk. Hasil serupa akan coba diulangi.

"Itu adalah sebuah pertandingan yang sangat bagus," ucap kiper Arsenal Wojciech Szczesny yang dilansir dari situs resmi klub.

"Kami tahu betapa bagusnya Borussia Dortmund dan kami datang ke sana dengan membawa hasil yang sangat bagus. Kami juga mencetak clean sheet yang mana menyenangkan."

"Jadi mudah-mudahan kami akan tetap memiliki sikap yang sama dan kami akan berusaha mengulang hasil itu," lugas Szczesny.

16 September 2014  www.interbola.com

 

"Ronaldo Muak di Real Madrid"

MADRID, www.interbola.com

Mantan Presiden Real Madrid, Ramon Calderon mengatakan Cristiano Ronaldo sudah ingin meninggalkan Santiago Bernabeu dan kembali ke Manchester United.

Dua pekan terakhir, megabintang asal Portugal itu diisukan sudah tidak harmonis dengan pemimpin El Real saat ini, Florentino Perez. Ronaldo secara lugas mengkritik kebijakan klub menjual Angel Di Maria dan Xabi Alonso.

"Ketika saya mengontraknya pada 2009, saya ingat Ronaldo berkata dia bahagia di Man. United. Dia punya momen-momen yang luar biasa dan menyukai klub itu," kata Calderon kepada TalkSPORT.

"Saya rasa Ronaldo sudah muak dengan kebijakan Presiden Madrid saat ini. Dia sudah kesal ketika Arjen Robben dan Gonzalo Higuain dijual, disusul Mesut Oezil. Dia tambah kesal dengan perginya Di Maria serta Alonso," jelas pria berumur 62 tahun itu.

Facebook Page