FOKUS: Menilik Peluang Kuartet Liga Primer Inggris Di Fase Grup Liga Champions

FOKUS: Menilik Peluang Kuartet Liga Primer Inggris Di Fase Grup Liga Champions

Gol semata wayang Alexis Sanchez kontra Besiktas pada Rabu (27/8) kemarin memastikan Liga Primer Inggris genap mengirimkan empat wakilnya di fase grup Liga Champions 2014/15: Arsenal, Manchester City, Chelsea, dan Liverpool.

Inilah untuk pertama kali sejak 1995, Inggris tidak menyertakan Manchester United di Liga Champions menyusul prestasi jeblok di kompetisi domestik musim lalu. Kini, komposisi baru yang terdiri dari The Gunners, The Reds, The Blues, dan The Citizens bersiap untuk membawa panji Inggris di pentas Eropa.

Keempat tim tersebut juga sudah mengetahui siapa lawan yang harus mereka hadapi di tiap grup setelah UEFA menggelar drawing pada Kamis (28/8).

Sekilas, Chelsea berada di grup paling lunak di mana The Blues hanya diwajibkan bertemu Schalke, Sporting Lisbon, dan NK Maribor. Sebaliknya, City bisa dibilang masuk di grup neraka bersama duo raksasa Jerman dan Italia, Bayern Munich dan AS Roma. Sementara Liverpool praktis hanya mendapat satu saingan berat dalam diri Real Madrid. Kondisi serupa dialami Arsenal yang kembali harus bertemu Borussia Dortmund di fase grup.

Di Liga Champions musim lalu, empat wakil dari EPL berhasil lolos dari fase grup, namun secara bertahap mereka rontok di fase knock-out dengan Chelsea melangkah paling jauh hingga semi-final. Sanggupkah wakil EPL kali ini mampu langkah demi langkah menuju panggung final di Berlin dan mengguncang Eropa?

Goal Indonesia mengajak pembaca sekalian untuk menyelisik peluang-peluang Arsenal, Manchester City, Chelsea, dan Liverpool di grupnya masing-masing. Simak selengkapnya.
19 September 2014 www.interbola.com

Didier Drogba Puji Ketajaman Diego Costa

Striker berkualitas seperti Diego Costa disebut Drogba adalah sosok yang memang dibutuhkan The Blues.

 


Didier Drogba Puji Ketajaman Diego Costa

 

Didier Drogba mengklaim bahwa penyerang dengan tipe seperti Diego Costa adalah sosok yang benar-benar dibutuhkan Chelsea musim ini.

Bomber 25 tahun itu telah mengemas tujuh gol dari empat laga awal Liga Primer Inggris dan ketajamannya tersebut mendapat sanjungan dari legenda hidup The Blues tersebut.

"Seperti saya, ia datang di level ini sedikit terlambat. Ketika saya melihatnya, ia seperti lapar akan gol dan memiliki ambisi tinggi. Sangat baik," ujar pria asal Pantai Gading itu kepada awak media.

"Ia baru datang di kompetisi Inggris dari Spanyol, yang memiliki perbedaan bahasa, namun mampu melakukan apa yang telah dibuatnya bersama Atletico Madrid, itu fantastis."

"Kedatangannya adalah perasaan terbaik yang dimiliki klub. Ia adalah sosok yang memang dibutuhkan klub ini."

Chelsea akan mendapat ujian berat dalam mempertahankan puncak klasemen liga sementara ini saat ditantang Manchester City akhir pekan ini.

19 September  2014  www.interbola.com

Leighton Baines Antusias Tampil Di Liga Europa

Selebrasi Baines usai membobol gawan Wolfsburg

Leighton Baines mengungkapkan kegembiraannya usai tampil perdana di Liga Europa musim ini bersama Everton.

The Toffees mengawali kampanye Eropa mereka dengan sangat baik, membukukan kemenangan 4-1 atas Wolfsburg di Goodison Park.

"Kami melewatkan laga itu dengan baik," tutur bek sayap 29 tahun itu kepada ITV Sport. "Menang telak sangat luar biasa. Saya dan Seamus [Coleman] memiliki kebebasan untuk maju ke depan ketika ada pemain lain yang menutup posisi kami."

"Sangat antusias berada di kompetisi ini. Kami sangat menantikan untuk dapat berlaga dan berkeliling lintas Eropa. Kami ingin lolos dari fase grup dan melangkah sejauh mungkin."

Everton akan kembali berlaga dalam lanjutan Liga Primer Inggris akhir pekan ini dengan menghadapi Crystal Palace.
19 September 2014 www.interbola.com

PREVIEW Liga Primer Inggris: Leicester City - Manchester United

Setelah meraih kemenangan perdana di minggu lalu, tim tamu kini membidik tiga poin lainnya dalam lawatannya ke Leicester.

 


PREVIEW Liga Primer Inggris: Leicester City - Manchester United

 

Kemenangan perdana di musim ini tentu ingin dilanjutkan Manchester United arahan Louis van Gaal ketika mereka melawat ke markas Leicester City dalam lanjutan Liga Primer Inggris matchday kelima, Minggu (21/9) malam WIB.

Siaran Langsung
Minggu, 21 September 2014
19:30 WIB


Bermain di King Power Stadium kandang The Foxes, tim tamu jelas menargetkan tiga poin lainnya sebagaimana mereka yang bertekad untuk memperbaiki peringkat di tabel klasemen sementara. Untuk saat ini, United masih terpaku di urutan kesembilan dengan koleksi lima poin hasil dari satu kali menang, dua kali imbang dan sekali kalah.

Menghadapi pertandingan nanti, Leicester selaku tim tuan rumah akan bersungguh-sungguh. Hal tersebut bahkan ditekankan oleh gelandang Danny Drinkwater, yang pernah memperkuat United dari 2009 hingga 2012.

“Saya harus tenang menghadapi mereka,” ujar Drinkwater kepada MUTV. “Jika Anda terganggu, hal itu hanya akan menimbulkan efek negatif. Jadi, saya akan berkonsentrasi pada permainan saya dan tidak terpengaruh dengan nama-nama besar mereka. Louis van Gaal sudah membuat banyak perubahan di sana, dan itu sungguh menarik bahkan untuk seorang penggemar seperti saya.

“Saya menduga laga hari Minggu nanti akan berlangsung luar biasa untuk saya yang merupakan fan United, namun saya tidak sabar menantikannya. Mudah-mudahan, keluarga saya akan mendukung Leicester karena ada saya, namun mereka adalah pendukung United. Saya akan suka jika The Reds menang di mana pun mereka berada, namun tidak untuk kali ini!”

Sebelum duel ini digulirkan, manajer Leicester Nigel Pearson masih menunggu pulihnya kiper Kasper Schmiechel, yang sebelumnya terpaksa melewatkan laga pertamanya di Leicester sejak 141 pertandingan terakhir kala bertemu Stoke City setelah mendapatkan cedera lutut ketika memenuhi tugas negara di jeda internasional.

Meski demikian, Pearson berharap sang pemain sudah bisa diandalkan pada akhir pekan nanti.



“Kami berharap Kasper bisa tampil, namun saya lebih memilih kehilangan seorang pemain untuk satu laga ketimbang mengambil risiko dan kehilangannya lebih lama,” ujarnya di Leicester Mercury.

 “Dia mungkin tersedia, namun kami harus melihat bagaimana perkembangannya selama pekan ini,” imbuhnya.

Dari kubu tamu, Van Gaal selaku juru taktik masih belum bisa menurunkan Marouane Fellaini, Michael Carrick (engkel), Phil Jones (hamstring), James Wilson, Ashley Young (knock), Jesse Lingard (lutut) dan Chris Smalling (kunci paha).

Sementara itu, Leicester hanya akan kehilangan bek senior Matthew Upson, yang sampai saat ini masih harus bergelut dengan cedera engkel.

19  September  2014  www.interbola.com

PROFIL: Lee Seung-Woo, Fenomena Bocah Ajaib Korea Selatan

Lee Seung-Woo calon legenda sepakbola Asia.
Korea Selatan merupakan salah satu negara yang memiliki prestasi dan tradisi sepakbola cemerlang di benua Asia. Entah itu di level Asia Timur, Asia, bahkan hingga dunia. Mari tengok prestasinya yang pernah tiga kali menjuarai turnamen Piala Asia Timur (EAFF Cup), tiga medali emas Asian Games, dan sepasang trofi Piala Asia. Langkah mereka di Piala Dunia yang pernah mencapai babak semi-final pada pagelaran 2002, juga yang jadi yang terbaik sepanjang sejarah benua kuning.

Karenanya tak heran jika Korsel jadi salah satu pusat lahirnya bibit-bibit emas pesepakbola handal. Sebut saja Cha Bum-kun, Hwang Sun-hong, Lee Chun-soo, Ahn Jung-hwan, hingga yang paling tersohor, Park Ji-sung. Merekalah pesepakbola yang mengharumkan nama Korsel dan Asia di Eropa dan dunia.

Bagai sumur bakat yang tak berdasar, kini muncul lagi calon pesepakbola hebat asal Negeri Ginseng. Namanya adalah Lee Seung-woo. Seorang bocah 16 tahun yang sedang mengasah bakatnya di akademi sepakbola terbaik dunia, La Masia, Barcelona.

Sang bocah ajaib tak sekonyong-konyong mencuat hanya karena menimba ilmu di La Masia. Sederet cerita hebat menyertai perjalanannya ke Spanyol, mulai dari skill yang ia miliki, pengorbanan Barca untuk memilikinya, hingga penolakannya pada tawaran duo raksasa Liga Primer Inggris, Chelsea dan Liverpool.
18 September 2014 www.interbola.com

Facebook Page