Bandar Bola: Profil Klub Persib Bandung 2019 Liga 1

Bandar bola terpercaya - Persib Bandung masih mempertahankan ambisi mereka untuk bisa memenangkan gelar Liga 1 Indonesia musim ini.

Persib Bandung selalu menjadi tim favorit untuk memenangkan setiap musim. Gambar itu tiba-tiba lenyap ketika pramusim menyambut 2019 mereka tampak ragu-ragu di bawah Miljan Radovic.

Status Radovic sebagai mantan pemain Persib tidak membuat Bobotoh bersimpati dengan gaya bermain Persib di bawah kepelatihannya. Persib dan Radovic akhirnya berpisah, meskipun kompetisi belum berjalan.

Asa kembali naik ke Bobotoh ketika manajemen secara resmi menunjuk Robert Rene Alberts sebagai pelatih. Bagaimana bisa? Robert dan Persib telah lama dikaitkan, tetapi tidak pernah bisa menyamai.

Reputasi Robert di Indonesia tidak diragukan lagi tentang kualitasnya. Persib kini telah dihitung ulang dalam perebutan gelar Liga 2019, apalagi penalti untuk bermain tanpa penonton telah ditanggung oleh PSSI.

Musim lalu Persib memiliki penampilan yang brilian dan sedang dalam perburuan menuju gelar bersama Mario Gomez. Sayangnya, dosa-dosa para pendukung itu sendiri menghukum mereka dengan keras, sampai akhirnya kinerja itu merosot.

persib bandung 2019

Sekarang Maung Bandung melihat kompetisi lebih baru di bawah Robert, ditambah beberapa pemain bandar bola muda yang menjanjikan. Juga ada suntikan pengalaman dari Achmad Jufriyanto, ke Esteban Vizcarra.

Robert Rene Alberts telah membuat Persib kembali mendukung kandidat 2019 Liga 1. Pengalaman Robert dan rekornya ketika berhadapan dengan klub di Indonesia tidak diragukan lagi.

Dalam dua musim paling aktif, PSM Makassar berubah menjadi tim yang selalu mengikuti gelar master agen bola, dan musim lalu harus puas sebagai runner-up dengan selisih satu poin dari Persija Jakarta.

Arsitek Belanda berusia 65 tahun itu cukup kontroversial ketika diumumkan sebagai pelatih Persib. Karena, dia melanggar kontrak dengan PSM karena alasan kesehatan, tetapi tiba-tiba kembali.

Setelah memenangkan gelar bandar bola online di Indonesia, Malaysia dan Singapura, sepakbola Asia Tenggara sangat bersahabat dengan mantan direktur teknik di Korea Selatan. Musim dengan Persib akan menarik.

Ezechiel N'Douassel membuat Bobotoh lega sejak ia hadir musim lalu. Striker besar besar dari Chad ini benar-benar menjadi mesin gol Persib yang menakutkan bagi lini belakang tim lawan.

Musim lalu, Eze mengemas 17 gol dalam 22 penampilan. Kesuburan Eze menjadi faktor besar Persib mampu bersaing dalam perburuan gelar musim lalu, dalam beberapa minggu, dan akhirnya kandas.

Kehadiran dari Eze telah mengalahkan ketajaman lini depan Persib. Musim ini, striker berusia 31 tahun ini diyakini mampu melanjutkan ketajamannya untuk Pangeran Biru, jika ia tidak terganggu oleh cedera.

Sepanjang karirnya, Eze banyak merumput di wilayah Eropa, dari Israel, Rusia, hingga di Aljazair dan Tunisia. Namun sejak mendarat di Indonesia pada 2017, ia belum menemui kendala dalam adaptasi.

Skuat Tim Persib Bandung:

Kiper: M. Natshir, I Made Wirawan, Aqil Savik

Belakang: Supardi Nasir, Achmad Jufriyanto, Agung Mulyadi, Puja Abdillah, Butuan Frets, Zalnando, Saepul Maulana, Fabiano Beltrame, Bojan Malisic, Henhen Herdiana, Indra Mustafa

Tengah: Dedi Kusnandar, Ghozali Siregar, Gian Zola, Wildan Ramdani, Erwin Ramdani, Syafril Lestaluhu, Esteban Vizcarra, Rene Mihelic, Abdul Aziz, Hariono, Ardi Idrus, Febri Hariyadi, Kim Jeffrey, Beckham Putra

Depan: Artur Gevorkyan, Ezechiel N'Douassel, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh.